Wakil Kepala Madrasah Aktif Dukung Kerja UC

Dalam dunia Pendidikan Islam, sistem manajemen informasi pendidikan atau Education Management Information System (EMIS) memegang peranan penting. Sistem ini tidak hanya membantu pendataan tetapi juga menjadi landasan dalam pengambilan keputusan dan kebijakan baik di tataran lembaga satuan pendidikan maupun di tingkat kabupaten, provinsi dan nasional.

Di MTsN 1 Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, keberhasilan pengelolaan data EMIS tidak terlepas dari kontribusi signifikan seorang guru bernama Ridha Rusyana. Ia telah mengabdi sebagai guru di MTsN 1 Sumbawa selama lebih dari 14 tahun dan saat ini menjabat sebagai wakil kepala madrasah bidang kesiswaan. Perannya tidak hanya terbatas pada pengelolaan siswa, tetapi juga sebagai fasilitator dan penghubung dalam proses pendataan EMIS.

Ridha sangat berperan dalam mendampingi User Champion (UC) untuk menjalankan tugasnya, termasuk Ayu Zurriyatina dan Nadita Khairunnisa, yang masing-masing pernah bertugas dan sedang menjalankan tugas sebagai UC di MTsN 1 Sumbawa.

Ayu Zurriyatina, yang pada tahun 2023 menjadi finalis kompetisi User Champion EMIS Teladan Nasional Tingkat Madrasah, telah digantikan oleh Nadita Khairunnisa. Meskipun Nadita belum memiliki pengalaman sebagai UC, Ridha berperan penting dalam melakukan proses transfer ilmu dari Ayu kepada Nadita. Ridha memastikan bahwa Nadita memahami setiap langkah dalam proses pendataan, mulai dari input data siswa baru hingga pengelolaan data mutasi siswa.

"Walaupun Nadita belum memiliki pengalaman sebagai UC, ia memiliki semangat belajar yang tinggi dan dapat menjalankan tugasnya dengan baik," ujar Ridha. Ia mengatakan hal ini dibuktikan oleh Nadita dengan terus melakukan kelengkapan data EMIS di MTsN 1 Sumbawa selama setengah tahun terakhir ini.

“Sebagai wakil kepala madrasah bidang kesiswaan, saya tidak bisa melepas tanggung jawab saya untuk tetap membantu operator baru dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya. Menurutnya komunikasi efektif merupakan salah satu kunci utama untuk memfasilitasi proses kerja antara operator lama EMIS dengan operator baru beserta dengan seluruh pihak-pihak lain yang terkait dengan pendataan di madrasah. Ridha selalu memastikan bahwa setiap informasi tersebar dengan baik di area madrasah. Jika terjadi kendala terkait data siswa, Ridha segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Sebagai wakil kepala madrasah, Ridha juga dekat dengan para siswa. Menurutnya, hubungan yang baik antara guru dan siswa sangat penting untuk mempermudah proses penyebaran informasi dan menjalankan tugas di madrasah. Selama 1,5 tahun menjabat sebagai wakil kepala madrasah, kedekatan Ridha dengan siswa telah menjadi kunci keberhasilannya dalam menjalankan tugas, termasuk dalam mengingatkan siswa untuk memberikan data lengkap kepada UC baru.

Kerja sama dan koordinasi antar pihak di madrasah menjadi elemen penting dalam pengelolaan data EMIS. Ridha berperan aktif dalam memonitor dan mengimplementasikan pengumpulan data siswa, mulai dari penerimaan peserta didik baru hingga pelepasan siswa yang sudah lulus. Dengan demikian, data yang dihasilkan menjadi akurat dan dapat diandalkan sebagai dasar pengambilan keputusan dan pemberian kebijakan.

"Tetap semangat dalam pendataan, bila ada masalah, hadapi dan cari bantuan. Karena data ini sangat penting dan berhubungan erat dengan setiap siswa di madrasah," pesan Ridha kepada para UC.

Peran Ridha Rusyana di MTsN 1 Sumbawa menunjukkan bagaimana dukungan yang baik dan dedikasi tinggi dari wakil kepala madrasah yang dapat membantu kemajuan sistem Pendidikan Islam. Keberhasilannya tidak hanya terletak pada teknis pengelolaan data, tetapi juga pada bagaimana ia memotivasi dan mendukung timnya dalam menjalankan tugas yang krusial ini.

Ridha Rusyana adalah contoh nyata bagaimana seorang pendidik dapat memberikan bantuan kepada operator EMIS melalui  kerja keras dan dedikasinya.

Kisah Ridha Rusyana, Wakil Kepala Madrasah  MTSN 1 Sumbawa, Nusa Tenggara Barat